Dukung 4 Larangan Kapolri, FPMI Jatim Soroti Gaya Kepemimpinan Suyudi Ario Seto

Reporter : Priyo

Beritakasus.com//Jakarta — Empat larangan yang disampaikan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto mendapat dukungan dari Ketua DPD Forum Pemuda Madura Indonesia (FPMI) Jawa Timur, Abi Munif.

Empat larangan tersebut meliputi dilarang arogan, dilarang berbohong, dilarang menyalahgunakan wewenang, serta dilarang menyakiti hati rakyat.

Abi Munif menilai, pesan tersebut menjadi penegasan bahwa setiap anggota Polri harus mengedepankan sikap humanis, profesional, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan tugas.

“Kami dari FPMI Jatim mendukung penuh empat larangan yang disampaikan Kapolri.

Ini merupakan pesan penting agar seluruh anggota Polri semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Abi Munif, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, perhatian publik juga tertuju pada sikap Kapolri yang disebut turun langsung menemui massa buruh saat terjadi aksi unjuk rasa. Bagi FPMI Jatim, langkah tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi langsung antara pimpinan Polri dengan masyarakat.

“Bagi kami, ini merupakan bentuk kepemimpinan yang terbuka. Kapolri tidak hanya menyampaikan kebijakan, tetapi juga menunjukkan pentingnya hadir dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat,” katanya.

Abi Munif berharap empat larangan tersebut tidak berhenti sebagai imbauan, melainkan diterapkan secara konsisten di seluruh jajaran Polri.

Jangan hanya menjadi slogan, Kalau ada anggota yang arogan, berbohong, menyalahgunakan wewenang atau menyakiti hati rakyat, tentu harus ada tindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ia menambahkan, konsistensi dalam menjalankan prinsip tersebut dinilai penting untuk menjaga hubungan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Harapan kami, semangat Polri yang humanis, profesional dan dekat dengan rakyat ini terus dijaga serta diwujudkan dalam pelayanan sehari-hari,” pungkas Abi Munif.


(Red)

Editor : Priyo

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru