Beritakasus.com.//Samarinda – Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan kompetisi BRI Super League saat Borneo FC Samarinda tampil dominan dan menundukkan Semen Padang FC dengan skor telak 3-0 di Stadion Segiri.
Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan dan menunjukkan permainan agresif. Hasilnya, gol pembuka berhasil dicetak oleh K. Teguh pada menit ke-9, membuat tim tuan rumah unggul cepat dan meningkatkan kepercayaan diri pemain.
Memasuki pertengahan babak pertama, tekanan terus dilancarkan. K. Nunes sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-39 setelah memanfaatkan peluang dengan baik. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Semen Padang mencoba bangkit dan memberikan perlawanan, namun solidnya lini pertahanan Borneo FC membuat upaya mereka selalu kandas. Justru di masa injury time, K. Obieta memastikan kemenangan lewat gol ketiga pada menit 90+3, sekaligus menutup laga dengan skor meyakinkan 3-0.
Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Borneo FC Samarinda di papan atas klasemen. Pesut Etam pun terus menjaga asa dalam perburuan gelar juara musim ini.
Ketajaman lini serang Borneo FC menjadi sorotan utama. Dalam enam laga terakhir, mereka mampu mencetak 19 gol—sebuah catatan impresif yang menegaskan kualitas finishing yang luar biasa. Secara keseluruhan, Borneo FC kini mengoleksi 21 kemenangan, 3 hasil imbang, dan hanya 5 kekalahan, menjadikannya tim dengan jumlah kemenangan terbanyak sejauh ini.
Tak hanya itu, Borneo FC juga tampil sebagai tim paling produktif dengan torehan 61 gol dan baru kebobolan 28 gol sepanjang musim. Performa konsisten ini membuat mereka mengoleksi 66 poin, sama dengan Persib Bandung. Namun, Borneo FC masih kalah head-to-head dari Persib dalam perebutan posisi puncak klasemen.
Kebangkitan Pesut Etam ini menjadi semacam klimaks sekaligus pembuktian. Sempat tercecer di paruh musim, mereka kini kembali ke jalur persaingan dengan performa yang sangat meyakinkan. Bahkan sejak awal musim, Borneo FC sudah menunjukkan kapasitas sebagai kandidat kuat juara, sebelum kembali menegaskan diri sebagai pesaing utama di fase akhir kompetisi.
Hasil ini juga membuat persaingan di BRI Super League semakin panas. Perburuan gelar juara kian ketat, sementara di sisi lain tim-tim papan bawah semakin tertekan dalam upaya keluar dari zona degradasi. Kompetisi pun semakin seru, dengan setiap pertandingan menjadi penentu nasib hingga akhir musim.
(Red)
Editor : Priyo