Beritakasus.com//Lamongan - Pertandingan anniversary game antara Persela Lamongan melawan Deltras FC berlangsung meriah di Stadion Surajaya, Rabu (6/5/2026).
Kedua tim menyuguhkan drama enam gol yang berakhir dengan skor imbang 3-3.
Laga baru berjalan lima menit, publik tuan rumah langsung bersorak setelah striker asing Persela, Jhon Mena, mencetak gol cepat yang membawa Laskar Joko Tingkir unggul 1-0.
Tim tamu Deltras tidak tinggal diam. Perlahan mereka mampu bangkit dan menyamakan kedudukan menjelang turun minum melalui gol Muhammad Rafli pada menit ke-43. Skor 1-1 menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin panas. Persela kembali unggul lewat tendangan bebas indah Hambali Tholib pada menit ke-52. Bola melengkung cantik ke gawang Deltras dan mengubah skor menjadi 2-1.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama, Deltras tampil menggila pada 10 menit terakhir pertandingan. Muhammad Irman sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-71 melalui sepakan mendatar. Dua menit kemudian, Rian Lopes membalikkan keadaan lewat sundulan keras yang membuat Deltras unggul 3-2.
Saat kemenangan tim tamu sudah di depan mata, Persela menolak menyerah, dan dukungan penuh suporter menjadi tambahan semangat bagi tuan rumah.
Gol sundulan pada menit-menit akhir memaksa skor kembali imbang 3-3 dan membuat Stadion Surajaya bergemuruh.
Pelatih Persela, Bima Sakti, menilai pertandingan tersebut telah memenuhi tujuan digelarnya anniversary game, yakni memberikan hiburan kepada masyarakat.
“Karena ini momen anniversary, yang terpenting adalah hiburan, Penonton datang ingin melihat gol, Dan hari ini mereka mendapatkannya.
Soal menang atau kalah, kami dan Deltras ini seperti saudara. Hasil imbang ini adil,” ujar Bima Sakti, Rabu (6/5/2026).
Meski demikian, ia menegaskan hasil tersebut tetap menjadi bahan evaluasi bagi tim ke depan. Ia juga mengungkapkan telah berdiskusi dengan manajemen terkait perkembangan tim selama kompetisi.
“Dengan kondisi awal yang tidak mudah, kami bersyukur bisa finis di posisi enam Liga 2. Ke depan, kami berharap tim ini bisa lebih baik lagi,” tambahnya.
Bima juga menyebut telah merekomendasikan sejumlah pemain untuk dipertahankan sambil menunggu keputusan pelatih berikutnya.
Ia mengaku nyaman berada di Lamongan dan membuka peluang untuk tetap berkontribusi apabila kembali dipercaya menangani Persela.
“Persela punya potensi besar, Tinggal bagaimana kita mempersiapkan tim dengan lebih matang dan mendatangkan pemain dengan kualitas level Liga 1,” pungkas mantan kapten Timnas Indonesia tersebut.
Editor : Priyo