Semangat Juang dalam Nuansa Kemerdekaan, Warga Binaan Lapas Kelas I Madiun Adu Kekompakan dalam Lomba Estafet Tepung

Reporter : Priyo

Beritakasus.com//Madiun – Semangat kemerdekaan terus bergelora di lingkungan Lapas Kelas I Madiun.

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, Rabu (5/8/2026).

Lapas Kelas I Madiun menggelar perlombaan tradisional yang diikuti oleh seluruh warga binaan laki-laki maupun perempuan.

Kegiatan yang berlangsung pada sore hari di Lapangan Lapas Kelas I Madiun tersebut menghadirkan suasana penuh semangat, keceriaan, dan kebersamaan sebagai bagian dari rangkaian pembinaan yang humanis.

Dua perlombaan tradisional yang dipertandingkan, yakni estafet tepung dan memasukkan paku ke dalam botol, berhasil menyita perhatian seluruh peserta.

Warga binaan dibagi ke dalam beberapa kelompok yang saling beradu kekompakan, ketelitian, dan kerja sama dalam menyelesaikan setiap tantangan.

Sorak sorai para peserta dan pendukung semakin memeriahkan jalannya perlombaan, menciptakan atmosfer kemerdekaan yang hangat dan penuh antusiasme.

Perlombaan tradisional ini menjadi salah satu media pembinaan kepribadian yang dikemas secara rekreatif.

Selain memberikan hiburan bagi warga binaan, kegiatan tersebut juga bertujuan menumbuhkan semangat persatuan, mempererat hubungan antarsesama, serta membangun karakter positif sebagai bekal dalam menjalani proses pembinaan.

Momentum peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme sekaligus menghadirkan suasana kemerdekaan yang dapat dirasakan oleh seluruh warga binaan.

"Peringatan Hari Kemerdekaan merupakan momentum untuk menumbuhkan kembali semangat juang, persatuan, dan kebersamaan.

Melalui lomba estafet tepung dan memasukkan paku ke dalam botol, kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan pentingnya kerja sama, komunikasi, serta sportivitas," ujar Ariya Juni.

Melalui rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia, Lapas Kelas I Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang humanis, edukatif, dan bermakna.

Semangat juang yang tumbuh melalui perlombaan tradisional diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi setiap warga binaan untuk terus memperbaiki diri, membangun sikap positif, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidananya.

 

( Dimas)

Editor : Priyo

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru