Pamit Jemput Teman, Pemuda Mojokerto Tewas Tercebur ke Sungai Brantas

Reporter : Priyo

Beritakasus.com//Mojokerto – Niat Dicky Alfarizi Wibawan (22), warga Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, untuk menjemput temannya mengikuti lomba dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI berujung duka. Ia diduga mengalami kecelakaan hingga tercebur ke Sungai Brantas, wilayah Dusun Jajaran, Desa Mlirip, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol S 2045 VJ dari arah barat menuju timur.

Agen Informasi Bencana BPBD Jawa Timur, Achmad Kurniawan, mengatakan korban diduga mengalami kecelakaan sebelum Jembatan Rolak 9 sisi utara.

“Korban mengendarai motor dari arah barat ke timur sebelum Jembatan Rolak 9 sisi utara, namun diduga mengalami kecelakaan dan tercebur ke Sungai Brantas,” ujarnya.

Keberadaan korban diketahui setelah seorang pedagang menemukan sepeda motor korban sekitar pukul 05.30 WIB.

Saat ditemukan, mesin dan lampu motor masih menyala.
Warga kemudian mengangkat sepeda motor tersebut dari sungai.

Namun, korban tidak ditemukan. Di dalam jok motor, warga menemukan telepon seluler dan identitas berupa SIM atas nama Dicky Alfarizi Wibawan.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kota Mojokerto, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Sidoarjo, PMI Kota dan Kabupaten Mojokerto, Lurah Gedongan, serta sejumlah relawan langsung melakukan pencarian.

Setelah pencarian selama sekitar satu hari, korban akhirnya ditemukan pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 01.40 WIB.

Korban ditemukan sekitar empat meter arah tenggara dari titik awal diduga tercebur.

Tubuh korban ditemukan dalam kondisi menancap di lumpur di tepi Sungai Brantas.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD Bhayangkara, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan asesmen awal, kecelakaan diduga dipengaruhi kondisi jalan di sekitar lokasi yang relatif sempit.

Setelah melewati jembatan kecil, terdapat tikungan tanpa pembatas di sisi jalan.

Korban diduga tidak menyadari kondisi jalan yang menikung karena suasana masih gelap.

Pihak keluarga menyebut korban sebelumnya berpamitan hendak menjemput temannya untuk mengikuti acara lomba.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut, saat ini jenazah korban masih berada di RSUD Bhayangkara Porong, Sidoarjo.


( Anton)

Editor : Priyo

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru