BASSRA Tegaskan Tak Pernah Tolak Investasi di Bangkalan dan Madura, Sebut Pemberitaan Hoaks

Reporter : Priyo

Beritakasus.com//Bangkalan  — Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA) menegaskan tidak pernah menolak rencana investasi maupun industrialisasi di Kabupaten Bangkalan dan wilayah Madura.
Sekretaris Jenderal BASSRA, Drs.

KH. Syafi’ Rofii, menyampaikan klarifikasi tersebut untuk meluruskan pemberitaan yang menyebut BASSRA bersama para ulama dan kiai se-Madura menolak rencana industrialisasi di Bangkalan.

“BASSRA tidak pernah menyampaikan pernyataan menolak investasi di Bangkalan maupun di Madura. Berita itu tidak benar,” tegas KH. Syafi’ Rofii, Senin (17/8/2026).

Luruskan Informasi yang Berkembang
Menurut KH, Syafi’ Rofii, klarifikasi tersebut penting agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Ia menegaskan, BASSRA pada prinsipnya mendukung pembangunan yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat dan daerah, termasuk investasi yang dijalankan secara adil, transparan, sesuai aturan, serta tidak merugikan rakyat.

“Ulama dan kiai di Madura tidak anti pembangunan. Yang kami jaga adalah agar pembangunan itu berkah, tidak menzalimi rakyat, dan tetap memegang nilai-nilai pesantren,” ujarnya.

Dukung Investasi dengan Catatan
BASSRA juga menyatakan terbuka terhadap investasi yang masuk ke Bangkalan maupun Madura.

Namun, investasi tersebut harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan kondisi sosial serta keagamaan setempat.

Setidaknya terdapat tiga hal yang menjadi perhatian, yakni memberikan manfaat bagi masyarakat, mematuhi peraturan yang berlaku, serta tidak merusak tatanan sosial dan agama.

“Kami tidak menolak. Kami mengawal, agar investasi ini benar-benar untuk kesejahteraan umat, bukan sebaliknya,” pungkas KH. Syafi’ Rofii.

Melalui klarifikasi tersebut, BASSRA berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang dinilai dapat memecah belah, terlebih jika informasi tersebut mencatut nama ulama untuk kepentingan tertentu.


(Red)

Editor : Priyo

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru