Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Shalat Istisqa’, Perkuat Kepedulian di Tengah Ancaman Kekeringan

Reporter : Priyo

Beritakasus.com//Pamekasan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan menggelar Gerakan Nasional Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap dampak kekeringan.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (18/9/2026) tersebut dimulai pukul 07.00 WIB di Lapangan Olahraga Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan. Sebanyak 20 petugas dan 150 warga binaan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, turut hadir bersama jajaran pejabat struktural dan pegawai. Sementara itu, Ustadz Suaidi dan Ustadz Yayak hadir sebagai imam sekaligus pengisi tausiah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan dzikir bersama, kemudian dilanjutkan dengan Shalat Istisqa’, ceramah agama, serta doa bersama.

Dalam tausiahnya, Ustadz Suaidi menyampaikan bahwa Shalat Istisqa’ tidak hanya menjadi ikhtiar untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak istighfar, serta meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

“Melalui Shalat Istisqa’ ini, mari kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang membawa keberkahan.

Namun, di sisi lain kita juga harus melakukan introspeksi, memperbanyak istighfar dan memperbaiki diri.

Kepedulian terhadap air juga harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari dengan tidak melakukan pemborosan dan menjaga lingkungan,” ujar Ustadz Suaidi.

Sementara itu, Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran Pemasyarakatan terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan yang terdampak kekeringan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar dan kepedulian kami terhadap kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah daerah.

Selain memanjatkan doa dan memohon hujan kepada Allah SWT, kami juga mengajak seluruh jajaran dan warga binaan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya melalui penghematan dan konservasi air,” ujar Kusnan.

Menurutnya, kegiatan Shalat Istisqa’ juga memiliki nilai penting dalam proses pembinaan kepribadian warga binaan.

Selain memperkuat hubungan spiritual melalui taubat, istighfar, shalat dan doa, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian serta solidaritas terhadap sesama.

Kepedulian terhadap lingkungan turut menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut.

Jajaran petugas dan warga binaan diajak untuk menggunakan air secara bijak, tidak melakukan pemborosan, serta menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya menghadapi dampak kekeringan.

Gerakan Shalat Istisqa’ dan doa bersama tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai satuan kerja Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar dan solidaritas jajaran Pemasyarakatan dalam menyikapi kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.

Seluruh rangkaian kegiatan di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan berlangsung dengan aman, tertib, khidmat, dan lancar.


(Red)

Editor : Priyo

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru