Jumat, 09 Okt 2026 00:27 WIB

Reses di Warugunung, Josiah Michael Serap Aspirasi Warga dan Catat Tiga Persoalan Jadi PR

Beritakasus.com//Surabaya — Anggota DPRD Kota Surabaya periode 2024–2029 dari Komisi C Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Josiah Michael, S.H., M.H., menggelar kegiatan Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Reses) bersama warga RT 01/RW 01, Kelurahan Warugunung, Kecamatan Karangpilang, Surabaya, Kamis (8/10/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut berlangsung di Balai RT 01/RW 01 Warugunung. Reses menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi, kebutuhan, serta persoalan yang dihadapi di lingkungan tempat tinggal mereka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sudarsono, Ketua Ranting PSI Kelurahan Warugunung bersama jajaran, Rudi selaku Ketua RW 01, Teri selaku Ketua RT 01, serta sejumlah warga RT 01/RW 01 Warugunung.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Masa Reses Tahun Sidang Ketiga Masa Persidangan Pertama Tahun Anggaran 2026.

Josiah Michael mengatakan, reses merupakan kegiatan resmi kedewanan yang menjadi kewajiban anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat dan menyerap aspirasi dari konstituen.

“Memang kegiatan ini merupakan kegiatan resmi kedewanan, dan anggota dewan wajib kembali turun ke konstituen dalam rangka menyerap aspirasi.

Ini kegiatan rutin yang harus dilakukan anggota DPRD,” ujar Josiah Michael.

Menurutnya, pertemuan dengan warga tidak hanya menjadi forum untuk mendengarkan aspirasi, tetapi juga untuk mengetahui secara langsung persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut.

“Semua aspirasi pasti kita terima dan kita tampung. Sebisa mungkin yang bisa kita bantu akan kita bantu,” ujarnya.

Dari hasil dialog bersama warga, Josiah menyebut terdapat tiga persoalan yang cukup mencolok dan menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk ditindaklanjuti.

“Yang paling mencolok ada tiga hal. Pertama terkait PDM, yang menjadi persoalan kelompok konstituen, Kedua permasalahan sengketa tanah dengan BWS, Ketiga permasalahan jalan inspeksi, Tiga hal ini yang menjadi PR. Mudah-mudahan bisa terwujud untuk warga,” ujarnya.

Josiah menjelaskan, keterlibatan dirinya dalam menyerap aspirasi warga di wilayah tersebut berawal dari adanya komunikasi dengan masyarakat yang sebelumnya menyampaikan sejumlah persoalan.

“Biasanya saya melakukan kegiatan di wilayah yang memang menjadi wilayah pemilih saya.

Kebetulan saya berada di Dapil 5. Tetapi ada teman-teman dari sini yang menyampaikan permasalahan warga kepada saya.

Karena melihat ternyata cukup banyak kebutuhan warga yang memerlukan perhatian, akhirnya saya putuskan untuk menggelar reses di sini,” jelasnya.

Ia menegaskan, berbagai masukan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang dimilikinya sebagai anggota legislatif.

“Aspirasi masyarakat tentu menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas kami sebagai anggota DPRD.

Apa yang disampaikan warga akan kami tampung dan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui mekanisme kelembagaan DPRD,” ujarnya.

Selain persoalan PDAM, sengketa tanah dengan BWS, dan jalan inspeksi, warga juga diberikan kesempatan menyampaikan kebutuhan maupun persoalan pelayanan masyarakat lainnya.

Josiah berharap masyarakat tetap menjaga kekompakan dalam menghadapi berbagai persoalan yang ada di lingkungan mereka.

“Harapan kita tentu supaya warga tetap solid dan kompak, karena permasalahan warga harus diselesaikan secara bergotong royong dan bersama-sama,” Ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah membuka ruang komunikasi sehingga dirinya dapat mengetahui secara langsung berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.

“Terima kasih sudah menerima saya sebagai anggota legislatif, warga mau membuka pintu, sehingga kami bisa berpartisipasi.

Saya sebagai anggota dewan bisa membantu dan memperjuangkan permasalahan warga di sini,” pungkasnya.


( Red)

Editor : Priyo