Ledakan Tabung Elpiji 12 Kg Bikin Warga Kupang Segunting Gempar, Dua Lansia Jadi Korban

Beritakasus.com//Surabaya — Ledakan tabung gas elpiji berukuran 12 kilogram mengguncang sebuah rumah di kawasan Kupang Segunting, Kelurahan Dr.Soetomo, Kecamatan  Tegalsari Surabaya, pada hari Senin Senin (26/10/2026) sekitar pukul 07.22 WIB.

Insiden tersebut mengakibatkan dua warga lanjut usia (lansia) mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.

Suara ledakan keras yang terjadi secara tiba-tiba sontak menggemparkan warga sekitar.

Kepanikan sempat mewarnai suasana pagi ketika warga bergegas mendatangi lokasi kejadian untuk mengetahui kondisi para korban sekaligus memberikan pertolongan.

Berdasarkan keterangan Agus Pramono, salah seorang tetangga, ledakan tersebut mengakibatkan Jeannie Laurenchia mengalami luka bakar.

Sementara itu, Ruth Lifa dilaporkan mengalami luka akibat hempasan material dari lokasi kejadian.

Melihat kondisi kedua korban yang membutuhkan pertolongan segera, warga kemudian mengevakuasi mereka ke Rumah Sakit Soewandhie, Kota Surabaya, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya melakukan pengamanan dan sterilisasi di sekitar lokasi kejadian.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan area sembari menunggu proses penanganan lebih lanjut, penyebab Ledakan Masih Menunggu Kepastian
Peristiwa ledakan tabung gas elpiji tersebut menyita perhatian masyarakat sekitar.

Selain menimbulkan kepanikan, insiden ini juga memunculkan kekhawatiran warga terhadap potensi bahaya penggunaan gas elpiji di lingkungan rumah tangga.

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti ledakan masih belum diketahui secara terkonfirmasi, kondisi bangunan serta kemungkinan adanya kerusakan akibat ledakan juga masih memerlukan keterangan lebih lanjut dari pihak terkait.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keamanan penggunaan gas elpiji tidak boleh diabaikan.

Pemeriksaan rutin terhadap kondisi tabung, regulator, selang, dan sambungan gas perlu dilakukan untuk mengantisipasi potensi kebocoran maupun bahaya lainnya.

Masyarakat juga diimbau agar tidak menyalakan api atau mengoperasikan sakelar listrik apabila mencium bau gas yang menyengat.

Jika situasi memungkinkan tanpa membahayakan diri, ventilasi dapat dibuka untuk membantu sirkulasi udara, warga juga disarankan segera menjauh dari area yang berpotensi berbahaya dan menghubungi petugas terkait.

Insiden di Kupang Segunting ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penggunaan gas elpiji, demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.


(Red)

 

Editor : Priyo