Jumat, 05 Jun 2026 07:03 WIB

Jamaah KBIHU Al-Gratis Bangkalan Teteskan Air Mata Saat Pertama Kali Tatap Ka’bah

Beritakasus.com// Makkah - Tangis haru pecah di pelataran Masjidil Haram pada Minggu malam, 10 Mei 2026. Puluhan jamaah KBIHU Al-Gratis (AG) Bangkalan untuk pertama kalinya menunaikan umrah wajib, momen yang mereka tunggu seumur hidup.

Sekitar pukul 23.00 WAS, rombongan bergerak pelan dari Shaza Asil Hotel menuju Terminal Syib Amir. Tak ada canda tawa, hanya lantunan talbiyah lirih dan genggaman erat pada tas kecil yang menemani. Suasana hening menyelimuti, seolah semua energi difokuskan pada satu tujuan: berdiri di hadapan Baitullah.

“Ada yang menangis karena merasa terlalu banyak dosa dan Ada yang menangis karena tak menyangka bisa sampai sini.

Ada juga yang menangis tanpa alasan, hanya karena hatinya disentuh Allah,” kata pendamping rombongan.

Proses ibadah didampingi langsung oleh pembimbing KBIHU Al-Gratis, Mohamad Djasuli.

Ia memastikan jamaah tidak hanya menjalankan rukun secara teknis, tetapi juga menghayati setiap prosesi dengan tenang dan tertib.

“Kami memegang prinsip: Melayani Orang Ibadah Kewajiban Kami, Bukan Bisnis Kami.

Jadi pendampingan ini murni untuk membantu jamaah fokus pada Allah,” ujar Djasuli.

Undangan Tak Terucap Kisah malam itu meninggalkan gema bagi siapa saja yang mendengarnya.

Rasa ingin berada di sana, melihat Ka’bah langsung, dan bersujud sambil menangis tiba-tiba muncul di dada.

Bagi KBIHU Al-Gratis, ini bukan sekadar perjalanan wisata religi, ini perjalanan hati yang diharapkan bisa mengantarkan lebih banyak jamaah mengucapkan “Labbaik Allahumma Labbaik” tahun depan.

(Priyo)

Editor : Priyo