Beritakasus.com//Surabaya – Kemeriahan menyelimuti Babak Final Provinsi ajang Olimpiade Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris tingkat Nasional Tahun Akademik 2025–2026 yang digelar oleh Topaz Global Education di Universitas Negeri Surabaya, Minggu (24/05).
Kompetisi bergengsi ini menjadi panggung pembuktian bagi ratusan siswa berprestasi se-Jawa Timur, termasuk Athalla Adnan Al Mecca, siswa MI Sabilillah
Sampang yang sukses menyabet medali emas pada kategori Sains Level 2 berdasarkan SK Direktur Topaz Global Education Nomor: 001/SK-Juara Provinsi/TGE/V/2026.
H. Vavan, selaku orang tua dari Athalla Adnan Al Mecca, tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas pencapaian luar biasa yang diraih putra tercintanya di level provinsi.
Ia menilai bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kedisiplinan dan ketekunan Athalla dalam mempelajari literasi sains jauh sebelum kompetisi dimulai.
“Kami sangat bersyukur atas prestasi ini, karena medali emas ini bukan sekadar piala, melainkan bukti keberanian Athalla dalam menguji kemampuannya di tengah persaingan ketat siswa-siswa hebat dari berbagai daerah,” katanya saat ditemui di lokasi acara.
Lebih lanjut, Vavan menjelaskan bahwa persiapan yang dilakukan Athalla cukup intensif dengan bimbingan penuh dari guru-guru di MI Sabilillah Sampang.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang suportif di Sampang memegang peranan krusial dalam membentuk mental juara sang anak sehingga mampu tampil tenang di hadapan dewan juri.
“Dukungan dari pihak sekolah sangat luar biasa, kolaborasi antara guru dan orang tua inilah yang membuat anak-anak kita memiliki kepercayaan diri tinggi untuk membawa pulang medali ke daerah asal,” ungkapnya.
Vavan juga berharap agar pencapaian emas ini menjadi motivasi tambahan bagi Athalla untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat nasional nantinya.
Ia berpesan agar sang putra tidak cepat berpuas diri dan terus mengasah rasa ingin tahunya terhadap ilmu pengetahuan demi masa depan yang gemilang.
“Semoga momentum ini menjadi pemantik semangat bagi Athalla untuk terus belajar lebih giat, karena perjalanan menuju babak grand final nasional tentu akan menuntut kesiapan yang lebih matang lagi,” tuturnya.
Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa prestasi ini diharapkan mampu menginspirasi pelajar lain di Sampang untuk berani tampil di ajang tingkat provinsi maupun nasional.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa mutu pendidikan dan potensi siswa di daerah mampu bersaing sejajar dengan kota-kota besar lainnya dalam mewujudkan generasi emas Indonesia.
( Red)
Editor : Priyo