Jumat, 05 Jun 2026 05:34 WIB

Teror Pocong Bersenjata Tajam di Bangkalan Terungkap, Pelaku Mengaku Iseng Demi Konten

Beritakasus.com//Bangkalan – Aksi teror pocong membawa senjata tajam jenis celurit yang sempat viral dan meresahkan warga di Kabupaten Bangkalan akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.

Setelah video tersebut beredar luas di media sosial, pihak kepolisian bersama perangkat desa bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan para pelaku.

Kasihumas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menjelaskan bahwa aksi tersebut murni dilakukan oleh sejumlah pemuda yang mengaku hanya iseng untuk membuat konten media sosial.

"Teror pocong itu ulah beberapa pemuda yang iseng membuat konten. Kejadian itu menjadi viral sehingga menimbulkan keresahan," ujar Ipda Agung Intama, Kamis (4/6/2026).

Dalam rekaman yang beredar, para pelaku tidak hanya mengenakan kostum pocong yang menyeramkan, tetapi juga membawa celurit sehingga menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

Aksi tersebut dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.

Menindaklanjuti keresahan warga, anggota kepolisian dari Polsek setempat yang mendapat dukungan personel Polres langsung mendatangi lokasi kejadian.

Bersama tokoh masyarakat dan perangkat desa, petugas berhasil mengidentifikasi serta mengamankan tujuh pemuda yang terlibat dalam pembuatan video tersebut.

"Anggota Polsek yang di-backup Polres langsung mendatangi lokasi dan mengumpulkan tokoh masyarakat untuk mengamankan para pemuda yang membuat konten tersebut," lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan, para pemuda tersebut mengakui bahwa aksi yang mereka lakukan bukanlah teror sungguhan, melainkan hanya bagian dari pembuatan konten untuk media sosial.

Mereka juga diminta memberikan klarifikasi secara terbuka guna meluruskan informasi yang sempat berkembang di masyarakat.

"Bahwasanya isu teror pocong di Bangkalan itu tidak pernah ada," tegas Ipda Agung.

Setelah diamankan, ketujuh pemuda tersebut mendapatkan pembinaan dari pihak kepolisian sebagai langkah edukatif agar tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak mudah percaya terhadap isu yang belum terverifikasi.

"Kami berharap ketenangan dan kenyamanan masyarakat Bangkalan tetap kondusif. Isu adanya teror pocong di Bangkalan itu tidak benar adanya," pungkas Ipda Agung Intama.


(Red)

Editor : Priyo