Minggu, 14 Jun 2026 18:54 WIB

Yayasan Pelopor Hadirkan Rumah Sehat Rehabilitasi NAPZA, Dukung Pemulihan dan Kehidupan Sehat Tanpa Narkoba

Beritakasus.com//Surabaya – Yayasan Pelopor terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika melalui program Rumah Sehat Rehabilitasi NAPZA.

Program ini hadir sebagai wadah pembinaan dan pemulihan bagi masyarakat yang ingin terbebas dari ketergantungan narkoba serta kembali menjalani kehidupan yang sehat dan produktif.

Dengan mengusung semangat "Hidup Sehat Tanpa Narkoba", Rumah Sehat Rehabilitasi NAPZA memberikan pendampingan, pembinaan, serta rehabilitasi yang bertujuan membantu para penyintas penyalahgunaan narkotika untuk kembali berfungsi secara sosial di tengah masyarakat.

Ketua Yayasan Pelopor, Muhammad Syahrizal A., menyampaikan bahwa rehabilitasi merupakan langkah penting dalam upaya penyelamatan generasi bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, para korban penyalahgunaan narkotika membutuhkan dukungan, pendampingan, serta lingkungan yang positif agar proses pemulihan dapat berjalan optimal.

Sementara itu, pembina yayasan, Mohammad Aris Purnomo, menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen terkait dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Upaya rehabilitasi dinilai menjadi salah satu solusi efektif dalam menekan angka penyalahgunaan NAPZA sekaligus membantu para penyintas kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.

Melalui keberadaan Rumah Sehat Rehabilitasi NAPZA, Yayasan Pelopor berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba.

Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya rehabilitasi sebagai jalan pemulihan bagi korban penyalahgunaan narkotika.

"Hidup Sehat Tanpa Narkoba" menjadi pesan utama yang terus digaungkan Yayasan Pelopor dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat, berprestasi, dan terbebas dari pengaruh buruk narkotika.

(Red)

Editor : Priyo