Senin, 14 Sep 2026 18:58 WIB

Sidang TPP Lapas Kelas I Madiun Perkuat Objektivitas Pembinaan dan Evaluasi Warga Binaan

Beritakasus.com//Madiun — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai bagian dari proses pembinaan sekaligus evaluasi terhadap perkembangan warga binaan, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan setiap rekomendasi terkait program pembinaan maupun pemenuhan hak warga binaan dilakukan secara objektif, terukur, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sidang TPP merupakan forum untuk membahas dan menilai perkembangan warga binaan berdasarkan berbagai aspek, mulai dari perilaku, keaktifan mengikuti program pembinaan, hingga pemenuhan persyaratan administratif dan substantif sesuai dengan kondisi masing-masing warga binaan.

Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Madiun, Budi Setya Prabowo, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sidang TPP memiliki peran penting dalam memastikan proses pembinaan berjalan secara terarah dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Sidang TPP menjadi forum untuk melihat perkembangan warga binaan secara menyeluruh. 

Setiap pembahasan dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan ketentuan yang berlaku, sehingga rekomendasi yang diberikan benar-benar berdasarkan kondisi serta perkembangan warga binaan,” ujar Budi.

Menurutnya, setiap proses pembahasan dilakukan dengan mengedepankan prinsip objektivitas dan kehati-hatian.

 Hal tersebut diperlukan agar setiap rekomendasi yang diberikan benar-benar sesuai dengan hasil evaluasi serta ketentuan Pemasyarakatan.

Pelaksanaan Sidang TPP juga menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Madiun dalam memperkuat kualitas pembinaan serta memastikan proses pemberian rekomendasi kepada warga binaan berlangsung secara profesional dan transparan.

Melalui pelaksanaan Sidang TPP secara konsisten, Lapas Kelas I Madiun terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.

Pembinaan yang terarah diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku sekaligus mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan bekal keterampilan, sikap, dan perilaku yang lebih baik.


(Red)

Editor : Priyo