Minggu, 20 Sep 2026 17:07 WIB

Pedagang Pasar Buah Tanjungsari Bertanya, Kedatangan Petugas Gabungan Picu Keresahan

Beritakasu.com//Surabaya — Kedatangan petugas gabungan di kawasan Pasar Buah Tanjungsari pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 20.38 WIB menuai tanda tanya di kalangan pedagang.

Peristiwa tersebut bermula ketika seorang pria yang belum dikenal terlihat mengambil foto di sekitar kawasan pasar. Pihak pedagang dan keamanan kemudian menegur serta menanyakan maksud kedatangannya.

Namun, pria tersebut disebut tidak memberikan penjelasan terkait identitas maupun kepentingannya. Saat diminta membuka masker, yang bersangkutan justru meninggalkan lokasi.

Tak lama berselang, sejumlah petugas gabungan datang ke kawasan pasar dan melakukan pengambilan foto.

Ketika ditanya mengenai tujuan kegiatan tersebut, pihak pasar mengaku belum memperoleh penjelasan secara jelas,petugas kemudian meninggalkan lokasi.

Situasi tersebut membuat sejumlah pedagang mempertanyakan apakah kedatangan petugas berkaitan dengan rencana penertiban atau kepentingan tertentu yang dapat berdampak terhadap aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Buah Tanjungsari.

Pasar Jadi Tumpuan Ekonomi Pedagang bagi para pedagang, pasar bukan sekadar tempat untuk mencari keuntungan. Setiap lapak menjadi sumber penghasilan bagi keluarga dan menopang kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, pedagang berharap setiap kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan keberadaan pasar dapat dilakukan secara terbuka serta mempertimbangkan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat.

“Pasar adalah jantung ekonomi negara. Rakyat butuh makan, rakyat butuh pekerjaan. Jangan bunuh kami atas nama Perwali,” ujar salah seorang pedagang menyampaikan keresahannya.

Sejumlah pedagang juga mempertanyakan apakah kedatangan petugas tersebut berkaitan dengan kepentingan tertentu.

“Apakah ini pesanan oligarki?” demikian pertanyaan yang muncul di tengah kekhawatiran pedagang mengenai keberlangsungan usaha mereka.

Para pedagang berharap Pemerintah Kota Surabaya memberikan penjelasan secara terbuka dan membuka ruang dialog sebelum mengambil kebijakan yang berpotensi berdampak terhadap aktivitas perdagangan dan kehidupan masyarakat.

Mereka juga meminta agar penerapan aturan dilakukan secara adil dan tidak menimbulkan kesan adanya perlakuan berbeda terhadap masyarakat kecil.

“Jangan cekik rakyat kecil dengan tangan besimu. Jangan sampai hukum pemerintah tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas,” tegas aspirasi yang disampaikan pedagang.

Pedagang berharap pemerintah mengedepankan dialog, kemanusiaan, serta solusi dalam setiap kebijakan yang menyangkut keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.

Sebab, bagi mereka, yang dipertaruhkan bukan hanya keberadaan tempat berjualan, tetapi juga nafkah keluarga dan masa depan anak-anak.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tujuan kedatangan petugas gabungan dan kegiatan pengambilan foto di kawasan Pasar Buah Tanjungsari.


(Red)

Editor : Priyo