Beritakasus.com//Surabaya — Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai seorang wartawan, seorang insan pers memilih menekuni usaha sampingan dengan berjualan nasi bebek.
Tempatnya di Jalan Kayon Kelurahan Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya, usaha tersebut dijalani sebagai bentuk ikhtiar untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menambah penghasilan di tengah tuntutan ekonomi yang semakin beragam.
Sabairi pjuga sebagai profesi wartawan yang dijalani sehari-hari menuntut waktu, tenaga, dan tanggung jawab dalam mencari serta menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Namun, di balik aktivitas jurnalistik tersebut, ada tanggung jawab lain yang tidak kalah penting, yakni memenuhi kebutuhan rumah tangga dan memberikan kehidupan yang layak bagi keluarga.
"Dengan semangat kerja keras dan pantang menyerah, usaha berjualan nasi bebek menjadi salah satu pilihan untuk memperoleh penghasilan tambahan.
Baginya, pekerjaan sampingan bukanlah sesuatu yang harus dipandang sebelah mata, melainkan bentuk usaha nyata untuk mencari rezeki yang halal,'kata Sabairi, saat di wawancarai awak media Beritakasus com, Kamis (22/10/2026).
Ia juga menyampaikan kami menjalani dua aktivitas sekaligus tentu bukan perkara mudah.
Ia harus mampu membagi waktu antara menjalankan tugas jurnalistik, mencari informasi di lapangan, serta melayani pembeli nasi bebek.
Meski demikian, semangat untuk bertanggung jawab terhadap keluarga menjadi salah satu motivasi untuk terus berusaha.
"Baginya, profesi wartawan bukan alasan untuk berhenti berkarya di bidang lain. Selama pekerjaan tersebut dilakukan dengan cara yang baik, jujur, dan tidak melanggar aturan, setiap usaha yang halal layak dihargai,"ujarnya.
Lanjut, kisah ini menjadi gambaran bahwa perjuangan memenuhi kebutuhan keluarga membutuhkan kerja keras, ketekunan, dan kemauan untuk terus berusaha.
Tidak ada pekerjaan yang hina selama dilakukan secara terhormat dan dengan niat yang baik.
Di tengah tantangan kehidupan, semangat seorang wartawan yang juga berjualan nasi bebek memberikan pesan bahwa mencari nafkah bukan hanya soal profesi, tetapi juga tentang tanggung jawab, kemandirian, dan kasih sayang kepada keluarga.
“Menjadi wartawan adalah profesi, sedangkan berjualan nasi bebek merupakan ikhtiar tambahan untuk keluarga. Selama rezeki diperoleh dengan cara yang halal dan jujur, tidak ada alasan untuk malu bekerja keras.”tambahnya.
Semoga usaha yang dijalani terus berkembang, diberikan kelancaran, serta membawa keberkahan bagi keluarga. Sebab, di balik setiap usaha dan keringat yang dikeluarkan, terdapat harapan untuk kehidupan yang lebih baik.
(Red)
Editor : Priyo