Kamis, 22 Okt 2026 18:19 WIB

Aktivitas Galian C di Kalisat Jember Jadi Sorotan, Pengelola Bernama Sugik Perlu Beri Penjelasan

Beritakasus.com//Jember — Aktivitas yang diduga merupakan kegiatan pertambangan galian C di wilayah Jambuan, Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur, perlu mendapat perhatian bersama., pada hari Kamis (22/10/2026)

Keberadaan kegiatan tersebut menjadi penting untuk ditelusuri, terutama berkaitan dengan legalitas usaha, dampak lingkungan, serta keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi lokasi yang diterima redaksi, titik kegiatan berada di kawasan Jambuan, Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dengan koordinat sekitar 8.148333° LS dan 113.827866° BT.

Informasi awal menyebutkan bahwa seseorang bernama Sugik merupakan pengelola kegiatan tersebut, Namun, identitas, kedudukan, serta tanggung jawab yang bersangkutan dalam operasional galian C itu masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.

Legalitas dan Dampak Lingkungan Perlu Diperjelas
Kegiatan pertambangan galian C, khususnya pengambilan material seperti pasir dan batu, perlu dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 Aspek yang perlu diperiksa antara lain perizinan usaha pertambangan, kesesuaian lokasi, pengelolaan lingkungan, serta dampaknya terhadap akses jalan dan aktivitas warga.

Pemeriksaan lapangan oleh instansi berwenang diperlukan untuk memastikan apakah kegiatan tersebut telah memenuhi ketentuan yang berlaku atau justru memerlukan penanganan lebih lanjut.

Selain itu, dampak terhadap kondisi tanah, saluran air, lingkungan sekitar, serta keselamatan pengguna jalan juga perlu menjadi perhatian apabila kegiatan operasional menggunakan kendaraan berat atau melibatkan pengangkutan material dalam jumlah besar.

Pengelola Diharapkan Memberikan Klarifikasi, Sugik, yang disebut dalam informasi awal sebagai pengelola kegiatan, diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai status perizinan, jenis material yang diambil, serta mekanisme pengelolaan dampak lingkungan di lokasi tersebut.


(Red)

Editor : Priyo