Jumat, 05 Jun 2026 16:40 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam pada Hari Lingkungan H

Beritakasus.com//Mojokerto – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian bumi. Pada hari Jumat (5/6/2026)

Tahun ini, semangat tersebut diwujudkan melalui aksi nyata yang digelar Komite Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (Komnas PPLH) Jawa Timur dengan melakukan penanaman 1.000 bibit pohon di kawasan Puthuk Sempu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan pegunungan dengan ketinggian sekitar 860 meter di atas permukaan laut tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta melestarikan fungsi lingkungan sebagai penyangga kehidupan masyarakat.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia sendiri merupakan peringatan global yang ditetapkan melalui Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa Nomor A/RES/2994 (XXVII) pada tahun 1972 dan mulai diperingati sejak 1973.

Momentum ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dunia terhadap pentingnya perlindungan lingkungan serta mendorong aksi nyata demi keberlanjutan bumi.

Kegiatan penanaman pohon di Puthuk Sempu dihadiri sejumlah pengurus dan pimpinan Komnas PPLH dari berbagai daerah, di antaranya Ketua Komnas PPLH Jawa Timur Agus Widji, Ketua Komnas PPLH Gresik Hilal Ulfi, Ketua Komnas PPLH Mojokerto Efendi, serta Ketua Komnas PPLH Madiun Luluk.

Dalam sambutannya, Agus Widji menegaskan bahwa Komnas PPLH memiliki dua fokus utama yang saling berkaitan, yakni pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana dan upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Kawasan Puthuk Sempu bukan hanya memiliki nilai wisata yang tinggi, tetapi juga fungsi ekologis yang sangat penting sebagai daerah resapan air dan penyangga keseimbangan alam.

Menanam pohon hari ini berarti menanam harapan bagi ketersediaan air bersih, pencegahan erosi, dan pelestarian keanekaragaman hayati di masa depan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai daerah lain di Jawa Timur untuk terus melakukan langkah-langkah konkret dalam menjaga lingkungan.

Sementara itu, Ketua Komnas PPLH Gresik, Hilal Ulfi, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, aksi nyata seperti penanaman pohon memiliki dampak yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar ajakan tanpa implementasi.

“Gerakan seperti ini harus terus digelorakan. Semangat pelestarian lingkungan yang tumbuh di Mojokerto akan kami bawa dan kembangkan di daerah kami agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam menjaga kelestarian alam,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua Komnas PPLH Mojokerto, Efendi.

Ia menilai kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menjaga alam tidak bisa menunggu, tetapi harus dimulai dari sekarang,” tuturnya.

Selain penanaman pohon, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyuluhan mengenai pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, serta pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan lindung.

Melalui kegiatan ini, Komnas PPLH Jawa Timur berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya meninggalkan jejak berupa ribuan pohon yang tumbuh di lereng Puthuk Sempu, tetapi juga menanamkan kesadaran kolektif yang terus berkembang menjadi gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Jawa Timur.


( Red)

Editor : Priyo