Senin, 13 Jul 2026 00:32 WIB

Sedekah Bumi Kelurahan Sonokwijenan Dimeriahkan Wayang Kulit Semalam Suntuk

Beritakasus.com//Surabaya – Kelurahan Sonokwijenan menggelar peringatan Sedekah Bumi Tahun 2026 yang berlangsung meriah dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.pada hari Minggu (12/7/2026)

Kegiatan tersebut terselenggara atas kolaborasi panitia bersama dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pariwisata, para sponsor, serta partisipasi masyarakat.

Ketua Panitia Penyelenggara, Suseno, mengatakan Sedekah Bumi merupakan agenda tahunan yang bertujuan melestarikan budaya sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

"Agenda utama tahun ini adalah pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang dimainkan oleh sepuluh dalang secara bergantian dengan lakon Pendowo Syukur. Acara juga dimeriahkan penampilan pesinden Niken Salindri serta pelawak Cak Comet dan Cak Sumbro. Seluruh fasi
litasi kegiatan budaya ini didukung oleh Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur," ujar Suseno.

Ia menjelaskan, panitia mengundang berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, mulai dari Wali Kota Surabaya, Gubernur Jawa Timur, unsur Muspika, kepolisian, pihak kecamatan, lurah, LPMK, para Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tamu undangan dari berbagai wilayah.

Menurutnya, Kelurahan Sonokwijenan yang terdiri atas enam RW dan 36 RT turut berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan tersebut.

Dukungan juga datang dari para donatur, dari pengusaha, serta sponsor seperti Smartfren dan A-Mineral.

Selain itu, panitia juga menerima dukungan dari Partai Gerindra melalui anggota DPRD Provinsi Jawa Timur maupun DPR RI.
Suseno berharap kegiatan Sedekah Bumi dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi agenda budaya yang semakin berkembang setiap tahunnya.

"Harapan kami, agenda ini bisa dinikmati seluruh warga, membawa hikmah, mempererat tali silaturahmi, dan ke depan semakin banyak pihak yang memberikan dukungan sehingga penyelenggaraan Sedekah Bumi dapat menjadi lebih baik dari tahun ke tahun," pungkasnya.


( Dimas)

Editor : Priyo