Jumat, 31 Jul 2026 19:26 WIB

Driver Ojol Ngaku Diancam Ditusuk Usai Ditabrak Pengendara yang Diduga Terobos Lampu Merah di Ngagel

Beritakasus.com//Surabaya – Seorang pengemudi ojek online (ojol) ShopeeFood, Aldi Dharma, mengaku mengalami intimidasi hingga ancaman akan ditusuk setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di persimpangan lampu lalu lintas Ngagel, Surabaya, pada Kamis (30/7/2026) pagi menjelang siang.

Menurut keterangan korban, insiden bermula setelah dirinya menyelesaikan pengantaran pesanan makanan di kawasan Gunawangsa. Selanjutnya, ia melintas dari arah Kertajaya menuju Ngagel untuk mengambil pesanan berikutnya di kawasan Adi Buana.

Saat tiba di persimpangan lampu lalu lintas depan Cafe Glass, korban mengaku menghentikan kendaraannya karena lampu merah. Setelah lampu berubah hijau, ia melanjutkan perjalanan. 

Namun, dari arah berlawanan muncul seorang pengendara yang diduga menerobos lampu merah hingga menabrak sepeda motor yang dikendarainya.

"Posisi saya sudah lampu hijau dan jalan seperti biasa. Tiba-tiba dia dari arah berlawanan menerobos lampu merah lalu menabrak saya," ujar Aldi.

Akibat benturan tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan. Usai kejadian, Aldi meminta pengendara yang menabraknya untuk bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut. 

Namun, menurut pengakuannya, permintaan itu tidak direspons dengan baik.

Korban menyebut pengendara tersebut menolak memberikan ganti rugi maupun menunjukkan identitas diri. Sebaliknya, ia meminta Aldi menunggu kedatangan atasannya.

Di lokasi kejadian, sejumlah warga disebut menyaksikan peristiwa tersebut. Beberapa di antaranya, termasuk seorang petugas parkir Cafe Glass, menurut korban menyatakan bahwa pengendara lawan diduga melanggar lampu lalu lintas. 

Sejumlah pengemudi ojek online yang sempat berhenti juga awalnya bersedia menjadi saksi sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan.

Situasi, menurut korban, berubah ketika beberapa rekan pengendara yang menabraknya mulai berdatangan. 

Awalnya sekitar enam orang, kemudian disusul seorang pria yang disebut sebagai atasan mereka.

Korban mengaku suasana menjadi memanas hingga dirinya mendapat intimidasi dan ancaman akan ditusuk. 

Ia mengaku merasa terancam dan berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas peristiwa tersebut serta memberikan perlindungan hukum.


(Red)

 

Editor : Priyo