Jumat, 21 Agu 2026 10:37 WIB

Bhakti Sosial dan Karya Bakti Yonif 500/Sikatan Libatkan 230 Personel di Desa Tawangargo

Beritakasus.com//Malang – Dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Batalyon Infanteri (Yonif) 500/Sikatan menggelar kegiatan bhakti sosial dan karya bakti di wilayah latihan, tepatnya di Dusun Boro Sumbersari, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang., pada (15/8/2026)

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 230 personel Yonif 500/Sikatan yang turun langsung ke tengah masyarakat.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, kepedulian, serta semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga.

Dalam kegiatan bhakti sosial, personel Yonif 500/Sikatan memberikan pelayanan pengobatan kepada masyarakat.

Kehadiran prajurit diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung, khususnya bagi warga yang berada di sekitar wilayah kegiatan.

Sementara itu, kegiatan karya bakti dilaksanakan secara bersama-sama dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat.

Semangat gotong royong terlihat selama kegiatan berlangsung, sehingga interaksi antara prajurit dan warga semakin erat.

Pelaksanaan kegiatan di lapangan dikoordinasikan oleh Lettu Inf Rhoby Geoferly di bawah pimpinan Komandan Yonif 500/Sikatan Letkol Inf Imam Adiyanto, S.S.T.Han., S.I.P.

Letkol Inf Imam Adiyanto mengatakan, kegiatan bhakti sosial dan karya bakti merupakan bentuk nyata kepedulian prajurit terhadap masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar wilayah latihan.

“Kegiatan bhakti sosial dan karya bakti ini merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran prajurit Yonif 500/Sikatan dapat memberikan manfaat serta membawa dampak positif bagi warga Desa Tawangargo,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Prajurit tidak hanya hadir untuk menjalankan tugas, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi, kebersamaan, dan kepedulian bersama masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, hubungan silaturahmi antara prajurit dengan masyarakat semakin kuat. Semangat gotong royong harus terus dipelihara karena kebersamaan antara TNI dan rakyat merupakan kekuatan yang sangat penting,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat setempat. Di antaranya Rahmaji selaku Ketua RT 56, Duriyanto selaku Ketua RW 14, Adimasetra selaku Kasun, serta H. Sukar selaku Lurah/Kepala Desa.

Keterlibatan perangkat wilayah dan tokoh masyarakat menjadi bagian penting dalam kelancaran kegiatan. Koordinasi antara personel Yonif 500/Sikatan dengan pemerintah setempat dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi warga Desa Tawangargo, kehadiran personel TNI melalui kegiatan sosial tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi. Interaksi langsung antara prajurit dan masyarakat menciptakan suasana kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa saling peduli.

Kegiatan bhakti sosial dan karya bakti ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang berkelanjutan antara TNI dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Yonif 500/Sikatan menunjukkan bahwa keberadaan prajurit di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas dan latihan, tetapi juga diwujudkan melalui pengabdian sosial, pelayanan kepada warga, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Semangat gotong royong yang terbangun di Dusun Boro Sumbersari, Desa Tawangargo, diharapkan terus berkembang dan menjadi contoh positif dalam memperkuat kebersamaan antara masyarakat dan TNI.

Dengan melibatkan ratusan personel, unsur pemerintahan, serta masyarakat setempat, kegiatan bhakti sosial dan karya bakti Yonif 500/Sikatan menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dan pengabdian prajurit kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Malang.


(Red)

Editor : Priyo