Beritakasus.com//Madiun — Lapas Kelas I Madiun terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai kegiatan positif dan edukatif.,pada hari Rabu (26/8/2026)
Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan rutin Pramuka yang diikuti oleh WBP sebagai sarana membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan.
Dalam kegiatan tersebut, WBP mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan yang mengedepankan kerja sama, kekompakan, kepemimpinan, dan kemandirian.
Selain menjadi kegiatan yang produktif, Pramuka juga menjadi ruang bagi WBP untuk belajar menerapkan nilai-nilai kedisiplinan serta saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari.
Kasi Bimkemas Lapas Kelas I Madiun, Aria Juni, menyampaikan bahwa kegiatan Pramuka memiliki peran penting dalam mendukung proses pembinaan WBP.
“Melalui kegiatan Pramuka, kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan kepemimpinan kepada WBP.
Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Aria Juni menambahkan, kegiatan pembinaan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan diharapkan mampu mendorong WBP untuk terus mengembangkan potensi diri serta membangun pola pikir dan perilaku yang lebih positif.
Melalui kegiatan tersebut, WBP juga diberikan kesempatan untuk belajar bekerja sama, menjaga kekompakan, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke lingkungan masyarakat.
Lapas Kelas I Madiun terus berupaya menciptakan proses pembinaan yang produktif dan berorientasi pada perubahan perilaku.
Kegiatan Pramuka menjadi salah satu sarana untuk membentuk pribadi WBP yang lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan orang lain.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara konsisten, diharapkan setiap WBP dapat memperoleh bekal positif, baik dari sisi karakter maupun keterampilan sosial, sehingga lebih siap menjalani kehidupan dan kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
(Red)
Editor : Priyo