Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Berita Lapas Kelas I Madiun Tumbuhkan Karakter Positif, Lapas Kelas I Madiun Perkuat Pembinaan WBP melalui Kegiatan

Beritakasus.com//Madiun — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus mengoptimalkan program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai kegiatan positif dan edukatif.,pada hari Senin (28/9/2026)

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan kepramukaan yang menjadi sarana untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta kemampuan bekerja sama.

Kegiatan Pramuka tersebut diikuti oleh WBP sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan. 

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai materi dan aktivitas kepramukaan yang mengedepankan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, kekompakan, serta kepedulian terhadap sesama.

“Melalui kegiatan Pramuka, kami ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian kepada warga binaan. 

Nilai-nilai tersebut penting sebagai bagian dari proses perubahan diri dan menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Ariya Juni.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, para WBP terlibat dalam berbagai aktivitas kepramukaan yang dirancang untuk membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri selama menjalani proses pembinaan.

Suasana kebersamaan yang tercipta diharapkan mampu memberikan pengalaman positif bagi para peserta. 

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membentuk karakter WBP agar lebih disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan mampu bekerja sama dengan lingkungan sekitar.

Lapas Kelas I Madiun terus mendorong agar setiap program pembinaan memberikan dampak nyata terhadap perkembangan kepribadian warga binaan.

Melalui pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, WBP diharapkan mampu menunjukkan perubahan positif serta memiliki bekal karakter yang kuat sebagai bagian dari persiapan untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Tumbuh dalam pembinaan, kuat dalam karakter, dan siap kembali ke masyarakat.


(Red)

Editor : Priyo